Saya dapat beberapa pertanyaan dari seorang kawan mengenai personal financial planning. Daripada saya jawab via email, saya akan sharing di sini ya demi pembelajaran bersama.
1)Mestinya deposito kudu brp..
2) Mutual fund brp persen dr gaji..
3) Life insurance penting gak?
4)Dan rekomendasi life insurance dan reksadana yg bagus apaan. Klo bisa yg bisa nyicil perbulan aja.
5)Critanya ini smua untuk persiapan pensiun.. Oh dan dana darurat tu harusnya brp sih?
Sebelumnya thanks berat buat Ibu EA atas pertanyaannya.
Jawabannya:
Pada dasarnya financial planning itu sangat-sangat sekali diperlukan, tidak hanya masalah investasi tapi juga berkaitan dengan credit atau hutang.
Penting sekali untuk mulai mengatur keuangan dan disiplin menjalankannya, karena ini demi persiapan masa depan. Baik untuk pensiun pribadi, pendidikan anak, maupun tujuan masa depan lainnya.
Saya akan sedikit balik bertanya = apa tujuan finansial Anda untuk 1,3,5,dan 10 tahun mendatang? Dari sini Anda bisa melihat, berapa dana yang Anda perlukan.
Seyogyanya, saya sarankan untuk investasi paling sedikit 20% dari gaji Anda.
Life insurance, saya bilang ini perlu sekali. Kenapa? karena hanya Tuhan yang tahu apa yang terjadi esok hari. Bagus kalau memang Anda dikaruniai umur panjang, kesehatan prima, penghasilan gede...tapi kadang kita tidak tahu kapan maut menjemput atau bencana tiba. Asuransi ini perlu agar setidaknya pasangan dan keluarga Anda dapat meneruskan kehidupan dengan baik. Fungsi utama asuransi adalah untuk melindungi diri Anda dan asset Anda dari resiko2.
Banyak reksadana dan life insurance yang bagus-bagus. Untuk referensi, dapat dilihat di www.portalreksadana.com disini Anda dapat login sebagai member (gratis) dan melihat banyaknya artikel2 pendukung juga pilihan reksadana.
Untuk dapat melakukan cicilan reksadana, dapat mengikuti program Auto Plan di Bank Commonwealth atau Instalment Plan di Bank Mandiri, mereka memiliki banyak pilihan reksadana dengan harga terjangkau.
Bagaimana memilih reksadana yang bagus? Ini akan banyak sekali faktornya, dan akan saya jelaskan pada kesempatan berikutnya. Tapi untuk tips singkat, reksa dana pada dasarnya ada 4 macam:
a) RD Saham
b) RD Campuran (saham dan obligasi)
c) RD Pendapatan Tetap
d) RD Pasar Uang
Mengingat umur Anda yang masih muda dalam masuk dalam kategori produktif, saya sarankan untuk mengambil RD Saham. Memang ini memiliki resiko lebih besar dibanding RD Campuran, namun perlu diingat bahwa investasi RD Saham untuk longterm memiliki growth return (imbal hasil) yang dibutuhkan.
Satu kata kunci = imbal hasil investasi (return of investment) Anda harus lebih tinggi daripada inflasi. Contohnya apabila inflasi Indonesia per 2011 adalah 6.5% artinya hasil investasi Anda harus diatas 6.5%, bila tidak, maka nilai uang Anda (value of money) akan berkurang tergerus inflasi.
Yang disebut longterm, adalah investasi jangka panjang dengan range waktu 5-10 tahun. Terdengar lama, namun Anda akan merasa takjub apabila melihat hasilnya nanti.
Untuk life insurance, sebagai pemula dalam investasi, yang paling mudah adalah membeli unit link. Ini adalah perpaduan antara reksadana dengan traditional insurance. Ini juga biasanya memiliki minimum kontrak 5 tahun.
Banyak life insurance yang bagus, dan memiliki imbal hasil cukup tinggi dan dapat dicicil atau auto payment menggunakan credit card.
Apalagi untuk pensiun yang dalam artian ini adalah kurang lebih 25-30 tahun lagi. Tentu saja RD Saham dan Unit Link dengan basis investasi di RD Saham perlu Anda miliki.
Bila sudah mulai mengenal produk2 ini dengan baik, barulah saya akan jelaskan lebih lanjut mengenai investasi di instrumen lain yang sesuai dengan tujuan investasi jangka panjang Anda misalnya seperti saham, ORI, Sukuk Ritel, dsb.
Berapa dana darurat? Sebenarnya idealnya adalah 10-20% dari penghasilan Anda. Dan ini harus likuid. Walau begitu, thanks to credit card, Anda seharusnya tidak perlu terlalu khawatir akan hal ini.
Walau begitu, tetap cermati pengeluaran Anda secara bijak, apalagi penggunaan credit card yang berlebihan tidak hanya dapat mengurangi asset Anda namun juga mengganggu kehidupan finansial anda secara umum.
Salam Investasi.
0 komentar:
Poskan Komentar